Berzikir Dengan Suara Perlahan Atau Kuat:Kita Lihat Pendapat Mazhab Syafi'ehttp://fiqh-sunnah.blogspot.comMasyarakat awam Malaysia secara umumnya sudah terbiasa untuk berzikir di setiap kali selesai solat (setelah salam) dengan cara berjama'ah dan suara yang kuat (dinyaringkan atau dilagukan (koir)).Di antara dalil yang mereka gunakan adalah hadis dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhu sebagaimana
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Zikir dan Doa
dengan judul 166 - Berzikir Dengan Suara Perlahan Atau Kuat: Kita Lihat Pendapat Mazhab Syafi'e. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL https://almazini.blogspot.com/2009/11/166-berzikir-dengan-suara-perlahan-atau.html. Terima kasih!
Ditulis oleh:
Unknown - Rabu, 11 November 2009
Belum ada komentar untuk "166 - Berzikir Dengan Suara Perlahan Atau Kuat: Kita Lihat Pendapat Mazhab Syafi'e"
Posting Komentar